Rabu, 25 Januari 2012

OSTEOPOROSIS RUHIYAH DA'I

Kata Bijak seorang Ulama Salaf: Jika aku bermaksiat, aku melihat dampaknya pada ketidaktaatan istriku, perlawanan anakku, dan tidak produktifnya susu hewan ternakku.
Maksiatlah yang mencegah datangnya pertolongan Allah azza wa jalla bagi Hamba-Nya....

Kondisi osteoporosis ruhiyah seorang da'i ditandai : riya, ingin di dengar, suka pamer, tidak sensitif dengan dosa, banyak tertawa, kehidupan rumah tangga carut - marut -tampak luar dilihat manusia sebagai keluarga samara tapi istri tidak taat, ia otoriter, perang tiap hari, anak - anak dapat tauladan yang buruk, tidak ada amar ma'ruf apalagi nahi munkar.

Dalam halaqohpun ia jenuh bicara dakwah dan harokah, datang seperti bintang tamu, banyak tertawa bahkan pelawak di halaqohnya, musiknya biasa, tak ada jarak dengan yang bukan mahram...

Sungguh manusia terlanjur mengira bahwa standar orang awam beda dengan para da'i.
Apa - apa yang biasa dan lumrah bagi mereka, adalah tabu bai para da'i....

Mari kita sama - sama melihat kondisi ruhiyah kita.
Semoga kita tidak termasuk yang terkena penyakit osteoporosis ruhiyah...

(kutipan dari majalah Tatsqif Edisi Rabiul Akhir 1428 H)

Rabu, 11 Januari 2012

CARA PANDANG

Memang hidup itu penuh dengan warna - warni kehidupan. Kadang kala kita mengalami sesuatu yang memang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan atau harapkan. Ada yang terpuruk, ada juga yang tertatih-tatih, ada juga tetap tegar melangkah menatap hari esok.

Memang itulah hidup. Hidup itu ujian. Hidup itu perjuangan. Hidup itu adalah sarana untuk mecapai kebahagiaan yang abadi. Betapa banyak kita mendapatkan kalimat-kalimat yang positif tentang kehidupan dunia. Namun itu semua terkembali kepada kita sang pelaku atau aktor kehidupan ini.

Untuk itu mau tidak mau cara pandang terhadap dunia sangat mempengaruhi bagaimana kita dalam menghadapi setiap ujian kehidupan yang ada.

Maka dari itu, gunakanlah setiap moment pelajaran kehidupan yang kita alami dan jalani, untuk memperkaya cara pandang kita dalam kehidupan. Kesalahan tentang cara pandang akan sangat mempengaruhi hidup kita di masa yang akan datang. Maka belajarlah secara konstan agar kita semakin kaya dalam mempertajam cara pandang kita dalam hidup ini.