Cinta yang indah adalah cinta yang tidak terbagi. Selalu menampilkan energi untuk setia. Tidak mudah tergoda dengan ujian dalam perjalanannya. Istiqomah dalam menerima kenyataan. Tulus memberi dan tiada mengharapkan balasan. Diselingi dengan seni memahami perbedaan. Menyakini tiada yang sempurna berpijak pada fakta bukan khayalan. Selalu dihibur dengan harapan - harapan dan upaya mewujudkan harapan itu. Selalu percaya dengan masa depan. Selalu optimis dengan setiap pilihan - pilihan. Selalu berbahagia dengan satu cinta.
Kalau kau telah memilih cinta kebaikan, maka jangan kau gandakan dengan cinta keburukan.
Kalau kau telah memilih cinta berada dalam aktifitas dakwah , maka janganlah kau bagi cintamu dengan memutuskan pensiun darinya.
Kalau kau telah memulih mencintai sahabat seperjuanganmu, maka janganlah berpikiran untuk memusuhinya.
Ketika kau telah memilih cinta untuk bersyukur, maka jangan kau gandakan cintamu dengan perilaku kufurmu. Ketika kau cinta pada jalan keimanan, maka jangan kau gandakan dengan cinta kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan.
......, Akan tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah dalam hatimu, serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang - orang yang mengikuti jalan yang lurus, sebagai karunia dan nikmat (yang besar) dari Allah SWT. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana (Al Hujurat: 7 - 8)
Renungan jum'at menjelang sholat jum'at.
(Inspirasi dari kutipan salah seorang ustadz)
Kalau kau telah memilih cinta kebaikan, maka jangan kau gandakan dengan cinta keburukan.
Kalau kau telah memilih cinta berada dalam aktifitas dakwah , maka janganlah kau bagi cintamu dengan memutuskan pensiun darinya.
Kalau kau telah memulih mencintai sahabat seperjuanganmu, maka janganlah berpikiran untuk memusuhinya.
Ketika kau telah memilih cinta untuk bersyukur, maka jangan kau gandakan cintamu dengan perilaku kufurmu. Ketika kau cinta pada jalan keimanan, maka jangan kau gandakan dengan cinta kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan.
......, Akan tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah dalam hatimu, serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang - orang yang mengikuti jalan yang lurus, sebagai karunia dan nikmat (yang besar) dari Allah SWT. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana (Al Hujurat: 7 - 8)
Renungan jum'at menjelang sholat jum'at.
(Inspirasi dari kutipan salah seorang ustadz)