Memang ketika kita sudah mulai terjun didalam masyarakat, maka kita harus menyiapkan bekal yang cukup. Bekal yang paling utama dan paling dasar adalah sikap lapang dada. Mengapa ? Karena kita bergaul dengan banyak orang, banyak kepala, banyak pemikiran dan banyak karakter.
Ada ungkapan yang sangat berkesan yang disampaikan oleh Ar- Rafi' yaitu,
"Jika engkau menghadapi dunia dengan jiwa lapang, engkau akan memperoleh banyak kegembiraan yang semakin lama semakin bertambah, semakin luas, duka yang makin mengecil dan menyempit. Engkau harus tahu bahwa bila duniamu terasa sempit, sebenarnya jiwamulah yang sempit, bukan dunianya.”
Sungguh, ungkapan yang sangat berkesan dan menjadi sebuah bekalan yang sangat berharga dalam menghadapi kondisi masyarakat yang ada.
Kita mungkin banyak hal yang tidak mengecewakan hati. Itu bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Bisa dirumah, bisa di masjid, bisa di organisasi, bisa dimana saja. Ketika kita gagal melapangkan dada kita yang terjadi adalah bukan cepat selesainya masalah, malah semakin melebar dan bahkan sudah menyerang ranah pribadi. Itu merupakan potret yang ada disekitar kita, bahkan tidak mungkin kita pun bisa mengalaminya.
Ketika seseorang tidak atau belum bisa melapangkan dadanya atas sebuah permasalahan, betapa meruginya dia. Mengapa demikian ? Betapa banyak energi yang terkuras secara sia-sia. Betapa banyak waktu yang terbuang secara sia-sia. Bahkan kalau kita mau jujur, kita pun juga ikut merasakan sakit secara pikiran dan fisik.
Memang tidak bisa dipungkiri, tiap - tiap orang memiliki kapasitas dan kemampuan yang berbeda dalam menghadapi suatu permasalahan.
Yang paling penting adalah apakah kita mau atau tidak untuk belajar melapangkan dada ini atas segala permasalahan yang ada dan mungkin menimpa kita.
Yakinlah bahwa tidak ada yang tidak dicatat oleh Sang Khalik, maka dari itu buat apa kita buang-buang waktu untuk larut dalam kekecewaan yang tiada berujung. Semua pasti ada hikmahnya. Semua pasti ada nilainya. Semua pasti ada ganjarannya.
Yang paling penting adalah kita tetap berusaha untuk tetap berbuat dan bekerja. Tetap berupaya menjaga keihklasan hati ini dalam segala kondisi apapun.
Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang dilapangkan hatinya oleh Allah....
Ada ungkapan yang sangat berkesan yang disampaikan oleh Ar- Rafi' yaitu,
"Jika engkau menghadapi dunia dengan jiwa lapang, engkau akan memperoleh banyak kegembiraan yang semakin lama semakin bertambah, semakin luas, duka yang makin mengecil dan menyempit. Engkau harus tahu bahwa bila duniamu terasa sempit, sebenarnya jiwamulah yang sempit, bukan dunianya.”
Sungguh, ungkapan yang sangat berkesan dan menjadi sebuah bekalan yang sangat berharga dalam menghadapi kondisi masyarakat yang ada.
Kita mungkin banyak hal yang tidak mengecewakan hati. Itu bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Bisa dirumah, bisa di masjid, bisa di organisasi, bisa dimana saja. Ketika kita gagal melapangkan dada kita yang terjadi adalah bukan cepat selesainya masalah, malah semakin melebar dan bahkan sudah menyerang ranah pribadi. Itu merupakan potret yang ada disekitar kita, bahkan tidak mungkin kita pun bisa mengalaminya.
Ketika seseorang tidak atau belum bisa melapangkan dadanya atas sebuah permasalahan, betapa meruginya dia. Mengapa demikian ? Betapa banyak energi yang terkuras secara sia-sia. Betapa banyak waktu yang terbuang secara sia-sia. Bahkan kalau kita mau jujur, kita pun juga ikut merasakan sakit secara pikiran dan fisik.
Memang tidak bisa dipungkiri, tiap - tiap orang memiliki kapasitas dan kemampuan yang berbeda dalam menghadapi suatu permasalahan.
Yang paling penting adalah apakah kita mau atau tidak untuk belajar melapangkan dada ini atas segala permasalahan yang ada dan mungkin menimpa kita.
Yakinlah bahwa tidak ada yang tidak dicatat oleh Sang Khalik, maka dari itu buat apa kita buang-buang waktu untuk larut dalam kekecewaan yang tiada berujung. Semua pasti ada hikmahnya. Semua pasti ada nilainya. Semua pasti ada ganjarannya.
Yang paling penting adalah kita tetap berusaha untuk tetap berbuat dan bekerja. Tetap berupaya menjaga keihklasan hati ini dalam segala kondisi apapun.
Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang dilapangkan hatinya oleh Allah....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar